Belajar ASIK Bersama ASDP, Program Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah-Sekolah SMP Kota Cilegon

Belajar ASIK Bersama ASDP, Program Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah-Sekolah SMP Kota Cilegon

PT ASDP Persero bersama Ludneara memulai program “Belajar ASIK Bersama ASDP” dengan diklat luring di Sosoro Mall Cilegon pada hari Jumat (16/9/2022).

Diklat pertama yang dihadiri oleh 80 guru dan 20 kepala sekolah ini mengutamakan materi dasar penerapan Game Based Learning, serta mengapa sangat penting bagi para guru untuk segera menerapkannya di kelas. Hal ini sepertinya diterima sangat baik oleh para peserta guru.

“Sangat kontekstual sekali untuk diterapkan dalam kelas membuat siswa semangat, dan guru dengan materi apa pun menjadi lebih tertantang dan lebih asik!” tutur salah satu guru peserta dari SMPN 1 Cilegon.

Dalam pembukaan acara ini Bapak Luffy Pratama Adi sebagai General Manager ASDP Cabang Merak hadir untuk memberikan motivasi bagi para peserta dan menyampaikan niat baik dari ASDP. 

“Sebagai perusahaan yang selalu ingin berkontribusi terhadap masyarakat program ini merupakan kontribusi kami terhadap SDG No.4, yaitu Pendidikan Yang Berkualitas, kami berharap pelatihan ini dapat membantu peningkatan kapabilitas dan kemampuan guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia.” Ujarnya

Acara pembukaan program ini juga dihadiri oleh H. Suhendi, S.Pd, MM Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon yang menyempatkan diri untuk memberi semangat pada peserta guru dan menyatakan harapan untuk para guru agar bisa menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa-siswinya

Dalam diklat Ludenara tentunya tidak akan sah jika tidak ada cara bermain bersama. Kali ini para peserta guru dan kepala sekolah kami ajak bermain Kreatoria. Dalam game ini para peserta guru berlomba untuk membuat ide konten paling menarik dan edukatif yang juga sesuai dengan tema pembelajaran yang disesuaikan oleh game master.

Dengan memahami pentingnya Game Based Learning sebagai salah satu sarana melampaui tantangan pendidikan, yaitu mengenai keterampilan abad 21, yang salah satunya adalah problem solving sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan untuk ujian-ujian yang menggantikan tes mata pelajaran.

Para peserta pun mencoba secara langsung bagaimana saat memainkan game ini keterampilan abad 21 ini bisa terasah, setelah program ini kami yakin para peserta guru akan semangat untuk segera mencoba menerapkannya dalam kelas.

Diklat pembuka ini adalah bagian pertama dari program “Belajar ASIK Bersama ASDP” yang akan dilanjutkan dengan diklat daring dan bimbingan selama satu minggu.  Diklat lanjutan ini akan membahas cara detail memilih dan memodifikasi game agar bisa digunakan dalam kelas dan sesuai dengan materi pembelajaran.

Terima kasih untuk PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) atas kepedulian dan upayanya untuk peningkatan pendidikan Indonesia, semoga kerjasama ini akan menghasilkan banyak kebaikan untuk bersama!

Siaran Pers – Belajar Asik Bersama ASDP

Siaran Pers – Belajar Asik Bersama ASDP

BELAJAR ASIK BERSAMA ASDP 

100 Pendidik di Cilegon Gunakan Game untuk Jawab Tantangan Pendidikan
Program PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Untuk 20 SMP di Cilegon

 

CILEGON, September 16, 2022 – PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pelatihan guru dan kepala sekolah di Cilegon dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah yang terlibat. Peningkatan kualitas pendidikan ini diupayakan bisa menjawab tantangan-tantangan pendidikan Nasional saat ini.

Dunia pendidikan Indonesia kali ini diapit oleh dua tantangan yang datang dari masa lalu dan masa depan. Dari satu sisi, akibat pandemi yang mengharuskan pembelajaran daring siswa-siswi kita mengalami learning loss, yaitu kehilangan kemajuan dalam pengetahuan dan kemampuan siswa-siswi.

“Enam bulan kita kehilangan pembelajaran itu besar sekali,” kata Nadiem Makarim dikutip dari akun Youtube Kemendikbud RI.

Di sisi lain dalam acara G20 Nadiem Makarim juga menyatakan bahwa dunia kerja pasca pandemi akan sangat berubah, oleh karena itu pendidikan kita juga harus bisa menjawab kebutuhan ini.

Untuk menjawab tantangan ini sekaligus berkontribusi dalam pencapaian SDG No.4 (pendidikan yang berkualitas), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerja sama dengan Yayasan Ludenara Nusantara Gemilang dan Dinas Pendidikan Kota Cilegon menginisiasi program pelatihan guru dan kepala sekolah yang  berfokus pada peningkatan kapabilitas dan kemampuan guru untuk bisa menghadirkan proses pembelajaran interaktif yang menyenangkan berbasis game atau game based learning

Program ini selaras dengan program Merdeka Belajar oleh Kemendikbud Ristek yang digagas agar siswa bahagia dalam menempuh pendidikan. Lewat program ini, guru-guru diberikan ruang lebih luas untuk bereksperimentasi dengan proses pembelajaran agar mereka bisa menemukan metode yang menyenangkan bagi peserta didik. 

Game based learning merupakan metode yang telah terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dengan meningkatkan motivasi, keterlibatan pelajar serta menjadi tempat siswa-siswi bisa melatih keterampilan-keterampilan abad 21 yang dibutuhkan dalam dunia kerja masa depan. Peran game based learning dalam peningkatan efektivitas dan melatih keterampilan abad 21 inilah yang diharapkan bisa menjawab tantangan-tantangan pendidikan yaitu learning loss dan masa depan dunia kerja yang berubah.

Program pelatihan guru ini akan dilaksanakan secara 3 tahap, dimulai dari tanggal 16 September 2022 hingga 7 Oktober 2022, dan diikuti oleh 80 guru dan 20 kepala sekolah dari 20 sekolah di Cilegon. 

Berikut adalah kegiatan-kegiatan dalam program ini:

  1. Pada hari pertama, tim Ludenara dan ASDP akan memberikan materi kepada guru via luring. Materi yang diberikan akan membahas konsep dasar pembelajaran game based learning, serta meyakinkan dan memotivasi peserta guru untuk mencoba menerapkan game based learning dalam kelasnya.
  2. Para peserta guru akan mendapatkan kelas dan mentoring yang akan membahas pendekatan game based learning dan cara memodifikasi game agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Kelas dan mentoring akan diadakan via daring dari tanggal 19 – 23  September. Dengan ini para peserta bisa mengimplementasikan pendekatan yang baru dipelajari dan kesempatan untuk berdiskusi dengan tim Ludenara untuk meningkatkan kualitas pendekatan mereka.
  3. Program ini akan diakhiri dengan sesi paparan langsung oleh para guru pada tanggal 7 Oktober, yang bertujuan sebagai ruang berbagi ide, membangun rasa kebersamaan di antara para peserta untuk bisa saling menginspirasi sekaligus berbagi semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang ada.

 

PT ASDP berharap program Belajar ASDP Seasik Bermain yang diselenggarakan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ludenara, dan Disdik Cilegon ini akan membantu para guru menghadirkan proses pembelajaran yang lebih baik lagi. Kami juga berharap program ini bisa memotivasi banyak pihak untuk bersama-sama terlibat aktif menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dunia pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional ke level selanjutnya.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan visi untuk menjadi perusahaan jasa pelabuhan dan penyeberangan yang terbaik dan terbesar di tingkat regional, serta mampu memberikan nilai tambah bagi stakeholders. Peran dan tanggung jawab sosial PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang dilaksanakan, salah satunya melalui Sentuhan Nyata untuk Masyarakat (Senyum ASDP) yang merupakan bagian dari PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan).

Ludenara berfokus kepada implementasi play/game based learning (GBL) untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Ludenara sudah menyelenggarakan berbagai macam pelatihan dan sesi belajar bersama yang dihadiri oleh pendidik, guru, dan orang tua dari seluruh Indonesia. Hingga Desember 2020, Ludenara  sudah memiliki lebih dari 2000 alumni program dari seluruh Indonesia. 

Contact Person: Novieta Wibowo, +6285814488298

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Novieta Wibowo (Ludenara) : +6285814488298

http://ludenara.org

Diklat NBB Akan Segera Mulai!

Diklat NBB Akan Segera Mulai!

Diklat Nusantara Bermain Bermakna (NBB) sebentar lagi mulai nih, tepatnya di akhir bulan Mei di minggu ke-3 dan 4, dan sebagian besar peserta sekolah juga sudah menerima paket pengiriman pertama NBB!

Nah, ini dia isi paket pertama NBB

Ini adalah bagian dari rasa syukur, dan tanggung jawab kami sebagai organisasi yang terpilih oleh POP. Kami memaksimalkan dana yang diberi oleh Kemendikbudristek demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para peserta program.

Meskipun Program Organisasi Penggerak secara menyeluruh mendapatkan pemotongan dana yang sangat signifikan, kami tetap senang bahwa kami bisa mendapatkan dana yang cukup untuk memberikan kualitas modul yang baik. Ini terlihat dari respon yang sangat positif dari teman-teman kepala sekolah dan guru yang menerima.

Kami juga yakin Kemendikbudristek menginginkan program POP untuk memberi manfaat bukan hanya kepada para peserta tapi juga untuk pendidikan Indonesia secara luas.

Karena itu modul-modul program ini juga tersedia secara digital dan dapat diakses di halaman ini.

Sekali lagi terima kasih untuk Kemendikbudristek, dan para peserta, semoga program ini bisa memberikan manfaat bagi pendidikan Indonesia.

Untuk peserta NBB yang belum mendapatkan paket, silahkan menghubungi pihak Ludenara secara langsung yaa!

Mari kita bersama bersemangat dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya demi pendidikan anak-anak kita!

Bimbingan Teknis Partner dan Tim Nusantara Bermain Bermakna

Bimbingan Teknis Partner dan Tim Nusantara Bermain Bermakna

Rabu, 27 April 2022 Tim Ludenara bersama para partner mengadakan bimbingan teknis untuk program NBB (Nusantara Bermain Bermakna) yang dihadiri oleh partner partner kami dari setiap daerah sasaran program, bersama tim pelaksana.

Ada dua agenda utama bimtek yaitu, menyamakan pandangan dan tujuan terkait program, dan mengenalkan alat utama yang akan digunakan di fase pertama program ini, yaitu board game Kreatoria.

Di bimtek ini kami menyetujui dua tujuan utama untuk program NBB yaitu mendorong peserta guru untuk Mampu dan Mau menerapkan GBL (game based learning), secara formal (dalam jam pelajaran sekolah) ataupun informal (di luar jam pelajaran).

Dalam konteks NBB kami mendefinisikan Mampu menerapkan GBL sebagai:

  1. Peserta paham mengapa GBL penting
    1. Menurut kami GBL penting karena, metode ini mampu menginspirasi siswa-siswi SMP yang akan menjadi pemimpin kita 20 tahun lagi.
    2. GBL mampu membuka pemikiran siswa-siswi bahwa belajar adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan sangat bermakna, dan memotivasi mereka untuk belajar lebih giat
    3. Selain itu teman-teman pelaksana NBB (peserta guru, tim, dan partper) dianjurkan untuk menyampaikan pemahaman masing-masing mengapa GBL penting dan menginspirasi sebanyak-banyaknya guru untuk menerapkan metode ini
  2. Paham teknis pelaksanaan GBL
    1. Fase persiapan – memilih game sesuai target pelajar, menentukan topik dan tujuan pembelajaran, dan persiapan lain seperti pertanyaan fase refleksi dan format evaluasi sesi
    2. Fase pembuka – mengenalkan peraturan dan narasi game, mendorong pelajar untuk mencoba bermain
    3. Fase bermain – memfasilitasi sesi bermain untuk memastikan permainan berjalan dengan lancar dan observasi sederhana
    4. Fase refleksi – mengajak siswa-siswi untuk menceritakan pengalaman bermainnya dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang akan memperdalam pembelajaran mereka
    5. Fase evaluasi – mencatat kembali hal-hal yang sudah baik dan hal-hal apa saja yang masih bisa diperbaiki

Kami di Ludenara sangat yakin bahwa semua peserta guru memiliki kemampuan yang lebih dari cukup untuk melaksanakan GBL di kelasnya. Tantangan selanjutnya adalah mendorong mereka untuk Mau mencobanya.

Kemauan memang tidak mudah untuk diciptakan dari faktor eksternal, karena kemauan yang tulus datang dari diri sendiri. Karena itu dalam diklat utama NBB yang akan kita laksanakan bersama peserta, kita tidak akan terlalu fokus kepada materi, karena sekali lagi kami yakin para peserta memiliki kemampuan. Namun diklat-diklat ini akan kita fokuskan untuk memotivasi para peserta agar segera mencoba GBL di kelasnya atau pun di luar kelas.

Tujuan ini bisa kita bilang sudah tercapai jika, salah satu dari tiga peserta guru dari tiap sekolah sudah mempraktekkan GBL. Ini untuk memudahkan peserta guru, karena peserta guru tidak perlu sendirian menerapkan metode ini, mereka bisa ditemani dan dibantu oleh peserta guru lain saat penerapan.

Setelah itu bagian yang jauh lebih seru nih! Agenda kedua bimtek, yaitu membahas tentang Kreatoria. Board game ini memang didesain khusus untuk mempermudah kami bersama mencapai tujuan program NBB.

Berdasarkan itu Mas Brendan sebagai desainer utama kami, merancang game yang sangat sederhana, bisa digunakan untuk mata pelajaran apa pun, dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna saat dimainkan.

Meskipun Kreatoria sudah cukup sederhana, kami juga paham mungkin masih ada teman-teman yang kurang percaya diri untuk menerapkan game ini secara sepenuhnya di kelas, karena itu kita bisa menyederhanakannya lagi.

Konsep dasar game ini adalah menggabungkan kata-kata kunci untuk dijadikan konsep konten. Dari konsep ini, Mas Brendan memasukkan elemen-elemen game:

  1.  Tantangan – yang bisa merangkai kata lebih banyak dan membuat konsep lebih baik mendapatkan poin lebih banyak
  2. Narasi – Karena ini ditargetkan untuk siswa-siswi yang sangat peka dengan dunia digital, mereka diberi peran sebagai konten kreator yang memiliki YouTube channel sendiri. Lalu mereka harus bersaing mendapatkan likes yang paling banyak!
  3. Mekanik lainnya – 
    1. Kata-kata kunci bisa diberi warna yang berbeda (colour coding) untuk mendorong siswa-siswi merangkai kata-kata yang kita anggap penting untuk pembelajaran mereka. 
    2. Tema untuk mendorong mereka membuat konten yang juga selaras dengan apa yang mereka pelajari di sekolah. 
    3. Sistem voting untuk memberi bonus poin kepada konten-konten yang bagus

Dengan memahami konsep dasar ini kita bisa saja memodifikasi agar gamenya lebih sederhana.

Di sini Mas Brendan memberi contoh kita bisa kurangi mekanik colour coding, agar siswa-siswi bisa main dengan lebih mudah dan mengurangi tugas fasilitator. Setelah nyaman dengan ini kita bisa pelan-pelan mendamahkan mekanik-mekanik lainnya.

Bahkan kita juga bisa menambahkan tantangan atau mekanik lain agar kompleksitasnya meningkat. Mungkin kita bisa mengatur sistem poin. Seperti jika ada dua kata dari materi pelajaran yang sama poinnya lebih rendah (tata surya, planet). Jika dua kata dari materi yang berjauhan poinnya lebih tinggi (tata surya, masyarakat).

Diklat Belajar Seasik Bermain Ludenara PGRI Sudah Dimulai!

Diklat Belajar Seasik Bermain Ludenara PGRI Sudah Dimulai!

Diklat Belajar Seasik Bermain PGRI Ludenara sudah dimulai!

Diklat ini dimulai dengan mendengarkan materi yang sangat inspiratif dari Profesor Richardus Eko Indrajit, mengenai mengapa kita harus membuat belajar menjadi menyenangkan, serta dasar-dasar mengenai gamifikasi.

Di sesi ini Profesor Eko juga mencontohkan kepada pesta secara langsung, bagaimana kita bisa menghadirkan pembelajaran karakter Pelajar Pancasila yang menyenangkan dengan sangat sederhana, menggunakan media-media menarik seperti video dan gambar saja.

Bagian kedua diklat ini kita belajar mengenai teori dasar Game Based Learning bersama Mas Eko. Dengan pemahaman ini para peserta makin siap untuk mempelajari materi di hari-hari selanjutnya yang akan menunjukan praktik-praktik baik Game based Learning serta cara praktis menerapkannya di ruang kelas.

Terima kasih untuk para peserta yang sudah mengikuti, semoga kita bisa tetap semangat hingga hari terkait diklat ini, dan untuk menerapkannya di sekolah demi pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna!

Jangan lupa untuk terus ikuti akun Ludenara untuk info diklat-diklat selanjutnya yaaa, terima kasih teman-teman semua!

Progres Program NBB, April 2022

Progres Program NBB, April 2022

Di minggu ini kami senang sudah bisa merilis episode ke-3 dari modul podcast Nusantara Bermain Bermakna. Menurut kami episode ini sangat penting bagi kita para pendidik dan orang tua yang ingin memahami bagaimana bermain membantu anak-anak kita untuk meraih potensi tertingginya!

Tamu kita di episode ini adalah Ibu Septi Peni pendiri Komunitas Ibu Profesional yang berhasil menjadi salah 1 dari 100 leader komunitas tingkat dunia yang mengikuti Facebook Community Leadership Program di Silicon Valley, California. 

Sekolah School of Life Lebah Putih yang Ibu Septi dirikan pun juga terpilih menjadi Sekolah Keren tingkat nasional versi Kemendikbud tahun 2017. Selain itu tentu banyak sekali kesuksesan yang telah dicapai oleh Ibu Septi. 

Di episode ini Ibu Septi menceritakan mengenai betapa pentingnya bermain dalam masa kecilnya sebagai sarana untuk belajar dan berkembang. Ibu Septi juga menceritakan bahwa hingga saat ini pun bermain adalah hal yang sangat penting untuk kesuksesannya dalam bidang profesional dan kehidupan pribadinya.

Berkut adalah link podcastnya semoga bermanfaat ya!

Di akhir bulan lalu dana tahap 1 untuk program Nusantara Bermain Bermakna kami terima. Sebagian besar dari dana ini akan digunakan untuk paket pengiriman pertama, yang berisi board game Kreatoria, Buku Modul 1, flash disk yang berisi modul video dan podcast, dan buku agenda yang keren banget 😀

Modul-modul dalam paket ini akan menjadi pelengkap diklat sesi pertama. Dimana tema utama diklat ini akan berkaitan dengan pemahaman bermain sebagai proses belajar, serta metode mengajar menggunakan games, yaitu game based learning.

Tanggal pelaksanaan diklat pertama kita juga masih dalam tahap penentuan. Kami sudah sangat tidak sabar untuk cepat-cepat belajar bersama teman-teman guru, namun dengan banyaknya tanggal-tanggal penting di bulan-bulan mendatang seperti lebaran, dan kenaikan kelas, kami harus mempertimbangkan tanggal pelaksanaan diklat dengan matang. Jadi mohon ditunggu ya teman-teman!

Program Belajar Asik Bersama ASDP Mendapatkan Award BUMN

Program Belajar Asik Bersama ASDP Mendapatkan Award BUMN

Senang sekali mendengar kabar ini, berkat kerja sama dari para peserta Guru, ASDP, PGRI Jawa Timur, dan tim Ludenara program kami mendapatkan penghargaan dari BUMN. Di tanggal 23 Maret 2022, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengadakan BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit. 

Di acara ini BUMN memberikan berbagai macam penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi BUMN yang mampu menempatkan dirinya sebagai perusahaan negara yang selalu terbuka dan sarat manfaat bagi masyarakat, terutama dalam program komunikasi dan keberlanjutan.

Program Belajar Asik Bersama ASDP yang kita kerjakan untuk menjawab tantangan pembelajaran jarak jauh (PJJ), khususnya mengenai kurangnya motivasi dan keterlibatan siswa-siswi saat melaksanakan PJJ. 

Dalam program ini kami mengajak guru untuk implementasi pembelajaran langsung/tidak langsung (Sync/Asynchronous Learning) yang menyenangkan, narasi dan penulisan kreatif untuk pembelajaran, metode penyampaian pembelajaran interaktif (play/game based learning approach), dan pengembangan multimedia pembelajaran.

Terlihat ya, metode ini bisa membantu para guru untuk bisa menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa-siswinya meski harus PJJ. Kami juga sangat senang ketika melihat langsung semangat belajar siswa-siswi saat menerima pembelajaran yang sudah digamifikasi ini!

Tim Ludenara ingin berterima kasih sebesar-besarnya kepada pihak ASDP dan PGRI Jawa Timur atas kerja samanya, kami juga ingin berterima kasih secara khusus kepada guru-guru peserta yang sudah mengikuti program ini, dan berhasil merancang karyanya yang berupa rencana belajar asik!

Sumber:

Hasil Pembekalan Kampus Mengajar Ludenara Sangat Memuaskan!

Hasil Pembekalan Kampus Mengajar Ludenara Sangat Memuaskan!

Di tanggal 8 dan 10 Februari 2022, Ludenara berkesempatan untuk mengisi materi untuk pembekalan Kampus Menajar angkatan 3. Sesi kita yang dihadiri oleh lebih dari 3000 mahasiswa yang akan disebarkan keseluruh Indonesia untuk mengajar sekolah-sekolah SD dan SMP.

Setelah setiap sesi para mahasiswa diberikan survei agar Ludenara bisa tahu seberapa mereka puas dengan webinarnya, dan seberapa bermanfaatnya materi-materi yang kita sampaikan. Berikut adalah daftar pertanyaanya yang dijawab dengan model Likert Scale – 1 sangat tidak puas hingga 5 sangat puas.

  1. Webinar ini meningkatkan pemahaman saya mengenai potensi game sebagai media belajar
  2. Setelah mengikuti webinar ini saya ingin menerapkan metode belajar interaktif yang menyenangkan
  3. Setelah mengikuti webinar ini saya mampu menyusun metode belajar interaktif yang menyenangkan
  4. Materi dalam webinar ini relevan dengan aktivitas saya sebagai pengajar
  5. Narasumber berkomunikasi dengan efektif
  6. Narasumber menjawab pertanyaan saya dengan baik
  7. Saya puas dengan webinar ini secara menyeluruh

Dari 3000 peserta total 1836 menjawab surveinya, dan berikut adalah nilai rata-rata (mean), serta nilai persetase yang diambil dari persetasa mahasiswa yang menjawab puas dan sangat puas. 

Webinar ini meningkatkan pemahaman saya mengenai potensi game sebagai media belajar 4.4 90.83%
Setelah mengikuti webinar ini saya ingin menerapkan metode belajar interaktif yang menyenangkan 4.48 93.30%
Setelah mengikuti webinar ini saya mampu menyusun metode belajar interaktif yang menyenangkan 4.1 81.31%
Materi dalam webinar ini relevan dengan aktivitas saya sebagai pengajar 4.3 88.50%
Narasumber berkomunikasi dengan efektif 4.4 90.23%
Narasumber menjawab pertanyaan saya dengan baik 4.2 82.32%
Saya puas dengan webinar ini secara menyeluruh 4.4 90.42%

Nah keren kan! Lebih dari 90% peserta, ya dari 1800an oeserta 90% puas dengan webinar ini secara menyeluruh, lebih kerennya lagi yang merasa sangat puas pun lebih banyak dari yang puas, yaitu 52.64% sangat puas dan 37.78% puas.

Bukan hanya puas dalam arti merasa senang dengan webinar ini, tetapi juga mayoritas merasa kontenya pun snagat bermanfaat. 88% peserta merasa materi webinar ini cocok dengan tugas pengajar, dan 90% peserta memahami potensi game sebagai media belajar.

Pada dasarnya Ludenara ingin para peserta mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan secara sederhana, karena itu pula ada 2 pertanyaan dalam survei ini yang subjectif tetapi sangat penting untuk menilai apakah keinginan Ludenara ini tercapai. Yaitu pertanyaan nomor 2 dan 3.

Saat peserta merasa ingin (93%) dan meras mampu (81%) menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, kita bisa berasumsi dengan optimis bahwa sangat mungkin peserta kita akan mengimplimentasikannya saat kesempatanya ada.

Memang pendapat subjektif peserta mengenai kemampuannya belum tentu mereka benar-benar mampu, tapi sekali lagi menurut kami ini sudah cukup karena menunjukkan bahwa mereka cukup percaya diri untuk mengimplementasikannya di kelas, dan itu sudah baik.

Selain itu para peserta juga menuliskan semua kritik, saran dan testimoni dan mayoritas pun menuliskan testimoni yang sangat baik, seperti 

“Webinar seperti ini sangatembantu dalam menyusun permainan sambil belajar sehingga siswa tidak akan bosan”

“Overall menurut saya materi ini sangat seru contohnya Bagaimana mempraktekkan pembelajaran STEAM”

Dengan semua data ini Ludenara sangat optimis bahwa webinar kita memberi dampak yang sangat baik untuk masa depan pendidikan kita, apalagi mereka adalah mahasiswa-mahasiswa muda yang akan tersebar seluruh Indonesia dan membagikan kebaikan-kebaikan yang mereka sudah pelajari kepada guru-guru dan siswa-siswi yang terlibat dengan mereka.

Terima kasih untuk semua yang terlibat, dan kepada pihak Kampus Merdeka yang sudah mengundang kami untuk mengisi materi!

Ludenara Hadir Untuk Pembekalan Kampus Mengajar

Ludenara Hadir Untuk Pembekalan Kampus Mengajar

Di tanggal 8 dan 10 Februari 2022, Ludenara berkesempatan untuk mengisi materi untuk pembekalan Kampus Menajar angkatan 3. Sesi kita yang dihadiri oleh lebih dari 3000 mahasiswa kami optimis ini akan menghadirkan banyak hal baik!

Diwakili oleh Mas Eko Nugroho dan Mbak Aughya Shandriasti, Ludenara diberi tanggung jawab untuk mengisi materi tentang pembelajaran numerasi, dan khususnya model pembelajaran numerasi yang menyenangkan!

Pada hari pertama Mas Eko menggunakan kesempatan ini untuk memberi pandangan tentang betapa pentingnya kita berinovasi dibidang pendidikan karena banyaknya tantangan yang kita hadapi. Seperti distrupsi yang membuat masa depan makin sulit diprediksi, dan kemampuan literasi, dan berkreasi kita yang juga masih jauh dari maksimal.

Dengan inovasi metode pendidikan, khususnya yang membuat belajar lebih menyenangkan dan mudah sangat penting untuk meningkatkan kualitas siswa-siswi kita sebagai pelajar yang terus ingin belajar agar tetap relevan didunia yang terus berubah.

Mas Eko juga menekankan bahwa pembelajaran yang menyenagkan ini penting bukan hanya untuk numearsi, tapi juga untuk pembelajaran STEAM (science, technology, engineering, art, math). Dan cara yang mudah untuk membuat pelajar STEAM menjadi menyenangkan adalah menggunakan games. Di artikel Ludenara sebelum ini kita juga menyediakan berberapa contoh game gratis sederhana yang bisa menghadirkan ini.

Setelah ada pemahaman mendalam tentang pentingnya membuat pelajaran menyenangkan, khususnya untuk STEAM sesi Ludenara di tanggal 10 February, Mabk Aughy melanjutkan topik ini dengan memberikan banyak sekali contoh model pembelajaran numerasi yang menyenangkan.

Dari memodifikasi game-game seperti ular tanggan dan congklak, hingga membuat semsta kelas yang sperti game dengan metode gamifikasi. Yaitu menyediakan narasi, teknologi, interaksi, dan kreasi dalam proses pembelajaran.

Kami dari Ludenara sangat berterimakasih untuk kesempatan berbagi dalam pembekalan Kampus Merdeka. Kami yakin, materi kita mengenai pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan akan sangat bermanfaat bagi teman-teman muda calon guru. Dengan banyaknya anak-anak muda yang mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan kami yakin makin banyak juga siswa-siswi di Indonesia yang senang belajar, dan ini lah landasan di mana kualitas siswa-siswi kita akan melesat!

Webinar Game Based Learning Bersama Komunitas Ibu Profesional

Webinar Game Based Learning Bersama Komunitas Ibu Profesional

Di tanggal 25, dan 27 Januari Ludenara mendapatkan menghadirkan webiar Game Based Learning bersama Komunitas Ibu Profesional. Webinar ini dihadiri oleh 40 Masters of Trainer atau MoT Ibu Profesional.

Webinar ini diharapkan bisa membantu para peserta MoT agar mampu menerpakan pembelajaran interaktif berbasis game (Game Based Learning) sederhana

Webinar ini dibagi menjadi 2 sesi dengan 2 narasumber yang berbeda. Dihari pertama merupakan pengenalan mengenai konsep-konsep dasar Game Based Learning, sepert pemahaman game sebagai media belajar, dan bermain sebagai proses belajar.

Sesi kedua lebih kearah tips-tips dan best pratice Game Based Learning. Di sesi ini para peserta akan diberikan berbagai macam contoh penerapan Game Based Learning, sertia mendapatkan dampingan untuk merencanakan proses Game Based Learning.

Semoga webinar ini bermanfaat yaa!

Bagi pihak yang ingin menghadirkan webinar seperti ini, bisa langsung kontak Ludenara ya, di DM sosmed atau website kami di Ludenara.org